 |
| Water-park |
Water Park (atau
Waterpark), adalah satu bentuk wahana rekreasi berbasis air dengan memanfaatkan pola aplikasi
Engineered Water Pleasure.
Secara leksikal, waterpark dapat dimaknai sebagai “sebuah taman
rekreasi air atau sebuah taman hiburan yang memiliki area bermain air,
seperti seluncuran air (
water slide), bantalan air (
splash pad),
spraygrounds (area main air sembur), kolam arus / sungai malas (
Lazy River), atau mandi rekreasi lainnya, berenang, dan lingkungan
barefooting. Saat ini bahkan dilengkapi dengan beberapa jenis lingkungan
surfing atau
bodyboarding buatan seperti kolam gelombang / kolam ombak (
Wave Pool) atau
Flowrider (
wikipedia.org).
Sementara menurut MacMillan Dictionary: “a park with water slides, swimming pools and rides with flowing water”. Dengan terjemahan bebasnya yakni sebuah taman dengan seluncuran air, kolam renang dan wahana dengan air yang mengalir).
Sejak pertama kali dibangun dan diperkenalkan oleh “Bapak Waterpark“:
George Millay - Pendiri
Sea World (1970) dan
Wet ‘n Wild Waterpark (1977) di Orlando, USA - sebuah
Water Park dewasa
ini telah menjadi salah satu wahana rekreasi favorit masyarakat dunia,
tak terkecuali di Indonesia. Dalam waktu sepuluh tahun terakhir, tren
Water Park di Indonesia (biasa dikenal dengan sebutan ‘
waterboom’) mengalami
booming di
berbagai daerah. Setiap tahun setidaknya dibangun 30 waterpark (dalam
berbagai klasifikasi). Sehingga saat ini nyaris setiap kota kabupaten di
Indonesia terdapat sebuah waterpark yang representatif. Ini belum
termasuk waterpark dalam skala lebih kecil dan mengesampingkan densitas
waterpark yang tinggi di wilayah Jabodetabek. Maka, kini
waterpark telah
menjadi obyek rekreasi yang memiliki tingkat kompetisi usaha cukup
tinggi dan ketat. Jumlah waterpark dengan konsep konvensional telah
cukup banyak, meskipun pasarnya masih tersedia.
Konsep
baku (pakem) waterpark, sebagai wahana rekreasi keluarga seyogyanya
menyediakan beberapa pilihan wahana bagi segala usia. Misalnya wahana Tot’s Pool (Kolam Balita) bagi balita, Kid’s Pool (Kolam Anak) untuk anak-anak, Family Pool untuk keluarga dan beberapa extreme slides untuk remaja dan dewasa. Dan yang tak kalah penting adalah standard keamanan (safety) yang berlaku sebagaimana
persyaratan dari International Association of Amusement Parks and Attractions (IAAPA).
Lalu apakah perbedaan antara kosakata: Water Park, Waterpark dan Waterboom (atau Water Boom). Berikut penjelasan sederhananya yang didapat dari analisa gramatis yakni
 |
| water-park tube |
- Water Park : taman air; seperti sudah dijelaskan sebelumnya,
memiliki makna universal dan dapat diterjemahkan oleh instrumen
penterjemah (karena terpisah: 2 kata).
- Waterpark : sama halnya dengan kata Water Park, namun lebih
difungsikan sebagai kata pelengkap pada nama suatu unit atau badan usaha
(perusahaan) yang berkaitan atau memang mengoperasikan suatu arena
wisata air tersebut (water park); contoh: Sunshine Bay Waterpark tidak
dituliskan Sunshine Bay Water Park (boleh jadi salah satu upaya
efisiensi ruang), dan boleh jadi beberapa instrumen penterjemah belum
dapat menterjemahkan / sulih-bahasa kosakata yang disatukan tersebut
(kata: water & kata: park). Namun kesimpulannya, baik Water Park
maupun Waterpark tetap memiliki kesamaan arti-makna, hanya pada
keperluan penggunaannya saja.
- Water Boom : bisa disatukan penjelasannya dengan Waterboom,
yakni (umumnya) dipakai dikalangan masyarakat Indonesia dan masyarakat
dunia sebelum era tren pengadaan wisata jenis "taman bermain air"
tersebut. Kata Boom disini menyebutkan salah satu instrumen yang dipergunakan dalam bermain air di wahana waterpark, yang tak lain merupakan Ban Pelampung (Boom). Karena pada sebuah wahana penyedia waterpark, ban pelampung merupakan instrumen yang 'wajib ada'. Sehingga penggunaan kata water boom kuranglah
tepat jika ditujukan kepada suatu wahana permainan air - faktanya,
tidak hanya ban pelampung yang dipergunakan untuk menikmati
atraksi/permainan air yang ada, tapi beragam jenisnya seperti: sliding pad (bantalan seluncuran), tanpa instrumen sama sekali (body attractions), dan sebagainya.
Oleh karenanya seiring dengan perkembangan pemahaman,
sosialisasi penggunaan kata yang tepat telah diadakan oleh masyarakat
dunia internasional, maka penggunaan kata
"waterboom" sudah ditinggalkan. Sementara, adapula salah satu
penyedia waterpark terbesar
di Indonesia juga 'hampir' memakai kata waterboom (mungkin pada awalnya
penentuan nama brand), namun tampaknya pihak penyelenggara paten negara
tidak memperkenankannya, dikarenakan kata
waterboom (atau
water boom) adalah kata yang generik.
© 2014 Kriyaindomakmur.com
Tags:
pembangunan waterpark, pengembang-an waterpark, developer waterpark,
konstruksi waterpark, pengelolaan waterpark, konsultan waterpark,
pembuatan water-boom, perencana-an waterpark, lahan waterpark, teknologi
waterpark, wahana waterpark, waterpark engineering, waterpark indonesia, indonesian waterpark, waterpark di nusantara